ntb.ceria.web.id/tag/batulayar/”>BATULAYAR – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Batulayar jajaran Polres Lombok Barat meningkatkan intensitas pengawasan melalui Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah preventif ini menyasar sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya, terutama di kawasan wisata dan pemukiman padat penduduk.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu dini hari, 3 Mei 2026 tersebut, difokuskan pada pemantauan wilayah yang dianggap rawan terhadap aksi kejahatan jalanan dan tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor). Personel kepolisian menyisir jalur utama hingga masuk ke area perumahan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang tengah beristirahat.
Komitmen Menjaga Stabilitas Keamanan di Wilayah Hukum Batulayar
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk pelayanan prima untuk menjamin ketenangan masyarakat. Menurutnya, patroli pada jam-jam rawan sangat efektif dalam menekan niat maupun kesempatan para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
“Patroli KRYD dan dialogis ini merupakan upaya kami untuk secara proaktif mencegah gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Batulayar. Kami memprioritaskan area publik seperti Jalan Raya Senggigi serta kawasan pemukiman seperti Sandik Permai dan Perumahan Citra Persada agar masyarakat merasa terlindungi,” ungkap AKP I Putu Krisna Varananda dalam keterangannya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar melintas dengan kendaraan patroli, namun juga melibatkan interaksi langsung dengan warga. Personel di lapangan ditekankan untuk selalu mengedepankan pendekatan humanis saat berkomunikasi dengan masyarakat guna menyerap informasi terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Fokus Sasaran dan Mitigasi Tindak Pidana 3C
Dimulai tepat pada pukul 00.30 WITA, personel dari Piket SPKT 2 Polsek Batulayar bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan. Jalan Raya Senggigi, yang merupakan jantung pariwisata di Lombok Barat, menjadi sasaran utama guna mengantisipasi adanya aksi balap liar maupun kerumunan massa yang berpotensi memicu keributan. Selain itu, petugas juga memberikan perhatian khusus pada area perumahan yang sering kali menjadi target pelaku pencurian pada waktu dini hari.
Selain mengincar pelaku tindak pidana 3C, petugas juga melakukan monitoring terhadap kelancaran arus lalu lintas. Mengingat jalur Senggigi kerap digunakan oleh wisatawan maupun warga lokal, pengecekan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas (laka lantas) serta memastikan terciptanya Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di wilayah tersebut.
Pendekatan Dialogis dan Partisipasi Aktif Masyarakat
Dalam pelaksanaan patroli tersebut, personel kepolisian menyempatkan diri untuk berdialog dengan petugas keamanan (sekuriti) perumahan serta kelompok pemuda yang masih beraktivitas di luar rumah. Edukasi mengenai pentingnya kewaspadaan mandiri menjadi poin utama yang disampaikan dalam sesi dialogis ini.
“Kami memberikan himbauan kamtibmas kepada para sekuriti dan pemuda agar selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat sangat krusial; kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya dukungan serta kepedulian dari warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” jelas Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda.
Imbauan tersebut disambut positif oleh warga. Kehadiran polisi di tengah malam hingga dini hari dianggap sangat membantu dalam menekan angka kriminalitas yang biasanya meningkat saat pengawasan mengendur. Warga di kawasan Sandik Permai menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polsek Batulayar yang secara rutin melakukan pemantauan di wilayah mereka.
Hasil Pemantauan Lapangan dan Kondisi Terkini
Hingga berakhirnya kegiatan patroli, petugas melaporkan bahwa situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Batulayar terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol, aksi kriminalitas, maupun gangguan kamtibmas yang berarti. Arus lalu lintas di sepanjang jalur utama juga dilaporkan lancar tanpa adanya hambatan teknis maupun insiden kecelakaan.
Keberhasilan patroli KRYD ini menjadi bukti nyata efektivitas strategi jemput bola yang dilakukan oleh kepolisian. Dengan rutinnya giat patroli dialogis ini, diharapkan stabilitas keamanan di Kecamatan Batulayar tetap terjaga, sehingga aktivitas ekonomi dan pariwisata dapat berjalan dengan maksimal tanpa dibayangi rasa cemas akan gangguan kejahatan. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menjalankan agenda serupa secara konsisten demi memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Lombok Barat.











