ntb.ceria.web.id/tag/kota-bima/”>Kota Bima, NTB – Personel Polres Bima Kota menunjukkan respon cepat dengan mendatangi lokasi kebakaran yang terjadi di Mess Karyawan Toko Bangunan Lima Jaya, Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di RT 08 RW 03 Lingkungan Saleko. Mess karyawan tersebut diketahui milik Yendra (48), seorang wiraswasta yang juga pemilik Toko Lima Jaya, beralamat di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Sarae, Kota Bima.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih menjelaskan bahwa kebakaran bermula saat seorang karyawan, Urnila Rastianti (28), sedang memasak telur menggunakan kompor gas satu tungku dengan tabung LPG 3 Kg di dalam kamar mess.
“Saat korban sedang memasak, tiba-tiba api muncul dari kompor dan menjalar ke bawah lantai serta membakar barang-barang di sekitar dapur mess,” jelasnya.
Melihat api membesar, korban berusaha melepaskan regulator tabung gas, namun tidak berhasil. Berbagai upaya pemadaman dilakukan, mulai dari menggunakan celana jeans yang dibasahi air hingga handuk basah, namun api belum juga dapat dikendalikan.
Korban kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar langsung datang membantu melakukan pemadaman secara manual sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tidak lama kemudian, Tim Damkar Kota Bima bersama Plh Pamapta I Polres Bima Kota IPDA Saidin, S.H., personel Sat Intelkam, serta piket gabungan Polsek Rasanae Barat tiba di lokasi dan bersama warga berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lain.
Akibat kejadian tersebut, penghuni mess mengalami trauma, sementara kerugian materil diperkirakan sekitar Rp500.000.
“Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh kebocoran tabung gas LPG 3 Kg atau kerusakan pada regulator kompor gas,” tambah Ipda Baiq Fitria Ningsih.
Polres Bima Kota mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam penggunaan kompor gas serta rutin memeriksa kondisi tabung dan regulator guna mencegah kejadian serupa.











