ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>LOMBOK BARAT – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan langkah-langkah preventif. Pada Senin dini hari, 4 Mei 2026, personel kepolisian melakukan patroli dialogis guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Pencurian dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor) di wilayah hukum Polsek Sekotong.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama pada jam-jam rawan terjadinya tindak pidana. Fokus utama kegiatan kali ini diarahkan ke wilayah pemukiman penduduk, tepatnya di Dusun Bertong, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.
Penguatan Keamanan Melalui Patroli Dialogis
Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 00.35 WITA ini dipimpin langsung oleh KA SPKT III, Aiptu I Ketut Satyawan, beserta tiga personel piket jaga lainnya. Dengan menggunakan kendaraan operasional , para petugas menyisir sudut-sudut desa yang dianggap memerlukan pengawasan ekstra. Namun, alih-alih sekadar melintas, petugas memilih pendekatan yang lebih humanis melalui metode sambang dan dialog langsung dengan warga setempat.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa patroli ini bukan hanya rutinitas formalitas, melainkan strategi komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan tokoh masyarakat dan pemuda sangat krusial dalam mendeteksi dini setiap potensi gangguan keamanan.
“Kami terus mendorong personel untuk turun langsung menemui masyarakat guna memberikan pesan dan imbauan Kamtibmas. Tujuannya jelas, agar masyarakat berpartisipasi aktif dalam mendukung terciptanya situasi yang kondusif di lingkungan masing-masing,” ujar Iptu I Ketut Suriarta dalam keterangannya terkait kegiatan tersebut.
Sinergi dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda
Selama kegiatan berlangsung di Dusun Bertong, personel Polsek Sekotong menyambangi beberapa kediaman tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Dalam suasana yang hangat namun tetap formal, petugas menyampaikan pesan agar warga tidak lengah terhadap keamanan lingkungan. Iptu I Ketut Suriarta juga mengingatkan pentingnya koordinasi cepat jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan di lapangan.
“Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau kejadian yang menonjol, kami meminta warga agar jangan ragu untuk segera menyampaikannya kepada personel Polsek Sekotong. Kecepatan informasi sangat membantu kami dalam mengambil tindakan preventif maupun penegakan hukum,” tambah Iptu I Ketut Suriarta menegaskan komitmen institusinya.
Respon masyarakat terhadap kehadiran petugas di tengah malam tersebut sangat positif. Beberapa tokoh pemuda di Desa Cendi Manik menyatakan apresiasinya atas konsistensi polisi dalam menjaga wilayah mereka. Mereka merasa lebih tenang dengan adanya rutin/”>patroli rutin, terutama saat sebagian besar warga sedang beristirahat.
Hasil Pemantauan Lapangan dan Situasi Kamtibmas
Hingga berakhirnya kegiatan patroli, petugas melaporkan bahwa situasi di wilayah Kecamatan Sekotong secara umum terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya aktivitas menonjol yang berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat maupun tanda-tanda terjadinya tindak kriminalitas 3C.
Keberhasilan menjaga kondusivitas ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui kerja sama yang solid antara pihak kepolisian dan warga. Polsek Sekotong berkomitmen akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkala dan dinamis, menyesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Dengan adanya patroli intensif ini, diharapkan angka kriminalitas di wilayah Lombok Barat, khususnya Sekotong, dapat terus ditekan demi mewujudkan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.











