Binkam

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH, Memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Ke-81

×

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH, Memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Ke-81

Sebarkan artikel ini

ntb.ceria.web.id/tag/kepolisian/”>Kepolisian resor Bima Kabupaten Polda NTB menggelar Upacara hari lahir Pancasila Ke-81 pada Senin 01 Juni 2026 di lapangan Apel Mapolres Bima Kabupaten.

Upacara dengan Tema “Pancasila pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”. itu dipimpin oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH.

Kegiatan tersebut diawali dengan Pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan diikuti oleh perwira, PJU dan Personel Polres Bima Kabupaten.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH membacakan amanat Presiden RI

1 Juni 2026, Kita kembali berdiri di atas Tanah Pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, Lebih dari sekedar Seremoni Tahunan, Hari ini adalah momen Refleksi Untuk memastikan Bahwa Api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap Insan Indonesia.

Tema yang diusung di hari lahir Pancasila Ke-81 ini adalah pernyataan tegas bahwa Nilai – nilai Luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia,namun menjadi jawaban terciptanya perdamaian Dunia yang abadi.

Lanjutnya, Pancasila Adalah “BINTANG PENUNTUN” yang telah membuktikan ketangguhannya, di Tengah Dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman Fragmentasi, Indonesia Tetap berdiri Kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (Tujuh Belas Ribu) Pulau dan Ratusan Etnik dapat disatukan dalam satu ikatan Kebangsaan.

“Pancasila Adalah “JANGKAR MORAL” kita dalam menghadapi Turbelensi Global, mulai dari Disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik”. Ujarnya.

Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia, sesuai amanat Undang – Undang Dasar Negara Pembukaan Republik Indonesia Tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab Konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban berdasarkan dunia yang kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pancasila adalah Fondasi dari kebijakan luar Negeri kita yang bebas aktif.

Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah Instrumen Diplomasi yang sangat dibutuhkan Dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukan kepemimpinan nyata. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB), Peran kita dalam mediasi Konflik Regional, serta Dokumen ini telah ditandatangani secara Elektronik menggunakan sertifikat Elektronik yang Diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSRE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi Bangsa – Bangsa terjajah adalah Pengejawantahan dari sila Kedua Kemanuaisaan yang adil dan beradab. Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekedar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.

Indonesia Raya Bukanlah mimpi kosong. namun, kemajuan Ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai Ideologi yang hidup (LIVING IDEOLOGY).

Jangan biarkan Nilai – NIlai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Kepada para menteri dan kepala daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan Keadilan Sosial memenuhi Rasa keadilan Publik, masyarakat terkecil, dan menjamin Hak – Hak tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan.

“Kita harus terus melawan segala bentuk Intoleransi dan Radikalisme yang dapat merusak Harmonisasi kebangsaan kita” paparannya.

Mari kita tunjukan kepada Dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi Religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena Nilai – Nilai Kemanusiaan. Selama Darah Indonesia masih mengalir di Tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut Nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita Cintai.

Upacara yang berlangsung dengan penuh Khidmat itu berjalan dengan lancar dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *