Polsek ntb.ceria.web.id/tag/kuripan/”>Kuripan yang berada di bawah naungan Polres Lombok Barat, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), terus mengintensifkan upaya preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pada Selasa dini hari (14/07/2026), personel Polsek Kuripan melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan metode Blue Light di sepanjang jalur utama Bypass BIL I dan BIL II. Langkah taktis ini diambil untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas dan gangguan keamanan pada jam-jam rawan.
Patroli yang dimulai pada pukul 02.00 WITA hingga 05.00 WITA tersebut difokuskan pada kawasan perbatasan wilayah. Rute patroli menyisir jalur Bypass dari perbatasan Kabupaten Lombok Barat dengan Kabupaten Lombok Tengah, hingga berakhir di landmark Tembolak Pelangi yang menjadi batas wilayah labuapi/”>Kecamatan Labuapi dengan mataram/”>Kota Mataram.
Komitmen Polsek Kuripan dalam Menekan Angka Kriminalitas
Kapolsek Kuripan, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan secara konsisten pada jam-jam rawan merupakan prioritas utama demi memberikan ketenangan bagi para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Kehadiran armada patroli dengan menyalakan lampu rotator biru (Blue Light) diharapkan mampu mengurungkan niat para pelaku kejahatan yang ingin melancarkan aksinya.
“Patroli KRYD Blue Light ini merupakan langkah konkret kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman secara langsung kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih beraktivitas atau melintas pada dini hari. Kami berkomitmen untuk meminimalkan ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Kuripan,” ujar Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., saat memberikan keterangan resminya pada Selasa (14/07/2026).
Dalam pelaksanaannya, patroli malam hingga menjelang subuh ini dipimpin oleh Ka SPKT II, Aiptu Agus Hariana. Beliau didampingi oleh sejumlah personel dari unit fungsional, di antaranya Bripka Muhammad Tri W dan Brigpol Abdurrahman dari unit Samapta, serta pengawasan internal dari unit Propam yang dikawal langsung oleh Aipda Wayan Partayasa untuk memastikan SOP penugasan berjalan dengan baik.
Fokus Sasaran dan Langkah Preventif Kejahatan Jalanan
Fokus utama dari patroli KRYD ini adalah mengantisipasi tindak kejahatan konvensional yang kerap meresahkan publik, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), atau yang lebih dikenal dengan istilah 3C. Selain mengantisipasi begal, personel di lapangan juga aktif memantau potensi aksi balap liar yang kerap memanfaatkan trek lurus di sepanjang jalur Bypass BIL.
Ipda I Wayan Eka Ariyana menambahkan bahwa pembagian waktu dan penentuan rute patroli telah dipetakan secara matang berdasarkan analisis kerawanan wilayah.
“Kami memetakan titik-titik krusial yang dianggap rawan kriminalitas maupun aksi balap liar. Melalui kehadiran personel secara berkala di lokasi-lokasi tersebut, kita dapat mencegah gangguan kamtibmas secara dini sebelum berkembang menjadi gangguan nyata,” pungkas Kapolsek Kuripan.
Hingga berakhirnya kegiatan patroli pada pukul 05.00 WITA, petugas tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan, aksi balap liar, maupun indikasi gangguan keamanan lainnya di sepanjang rute Bypass BIL I dan BIL II. Situasi arus lalu lintas terpantau sepi namun tetap aman terkendali. Melalui konsistensi pelaksanaan patroli preventif ini, Polsek Kuripan berhasil mewujudkan situasi wilayah yang kondusif, sehingga masyarakat dapat beristirahat dan memulai aktivitas pagi dengan rasa aman.











