ntb.ceria.web.id/tag/kota-bima/”>Kota Bima, NTB – Sebagai upaya mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung, Bhabinkamtibmas Kelurahan Paruga Polsek Rasanae Barat Polres Bima Kota, AIPDA Firmansyah, melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama warga binaan di Pasar Lama Paruga, Lingkungan Bara Barat, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa Program Jumat Curhat merupakan salah satu wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun saran terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.
“Melalui kegiatan Jumat Curhat, Polri ingin mendengar secara langsung aspirasi masyarakat sehingga setiap persoalan yang berkaitan dengan Harkamtibmas dapat segera ditindaklanjuti demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, kondusif/”>dan kondusif,” jelas Kapolres.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai masukan dan harapan kepada pihak kepolisian.
Hajairin, seorang pedagang ayam di Lingkungan Bara Barat, mengungkapkan bahwa secara umum situasi Kamtibmas di Kelurahan Paruga, khususnya di Lingkungan Bara Barat, masih dalam keadaan aman dan kondusif. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan melalui kerja sama antara masyarakat dan kepolisian.
Sementara itu, Syarifudin, pedagang kambing yang berdomisili di RT 017 RW 007 Lingkungan Sarata, mengharapkan agar pihak kepolisian terus meningkatkan patroli dan kegiatan sambang, terutama pada jam-jam rawan malam hari. Menurutnya, kawasan Pasar Lama Paruga kerap menjadi lokasi berkumpulnya sejumlah pemuda hingga larut malam, bahkan ada yang mengonsumsi minuman keras sehingga berpotensi menimbulkan tindak kriminal maupun gangguan Kamtibmas.
Masukan serupa juga disampaikan Nurwahida, seorang pedagang di Lingkungan Bara Barat RT 014 RW 005. Ia berharap kepolisian semakin intensif memberantas peredaran minuman keras dan penyalahgunaan narkoba yang dinilai menjadi salah satu pemicu terjadinya perkelahian maupun aksi pencurian tabung gas LPG di lingkungan masyarakat.
Selain itu, tokoh pemuda Kelurahan Paruga, Ardiansyah, juga menyampaikan keresahannya terhadap maraknya kasus pencurian tabung gas LPG dan mesin air yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, fenomena tersebut diduga berkaitan dengan peredaran narkoba dan minuman keras yang masih terjadi di wilayah Kota Bima.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, AIPDA Firmansyah menjelaskan bahwa kegiatan patroli merupakan agenda rutin kepolisian sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana. Selain patroli, personel Polres maupun Polsek bersama Bhabinkamtibmas juga secara rutin melaksanakan patroli sambang dialogis, khususnya pada jam-jam rawan hingga tengah malam.
Ia juga menegaskan bahwa kepolisian terus berkomitmen memberantas peredaran minuman keras, narkoba, maupun praktik perjudian, termasuk sabung ayam, melalui penindakan terhadap para pelaku, penjual, maupun pengedar.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjauhi minuman keras dan penyalahgunaan narkoba karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan. Dukungan dan informasi dari masyarakat sangat kami harapkan dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Bhabinkamtibmas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh masukan yang diberikan masyarakat. Seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut, sekaligus menjadi komitmen Polsek Rasanae Barat untuk terus meningkatkan pelayanan serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Paruga.











