ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>Lombok Barat, NTB – Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang akhir pekan, Satuan Samapta Polres Lombok Barat meningkatkan intensitas pengawasan di titik-titik rawan. Langkah preventif ini diwujudkan melalui pergerakan aktif Tim Patroli Perintis Presisi yang menyisir sejumlah kawasan strategis untuk menekan angka kriminalitas jalanan pada malam hari hingga menjelang subuh.
Pelaksanaan patroli berkala ini menyasar area-area yang dinilai memiliki indeks kerawanan tinggi di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Fokus utama petugas adalah meminimalisasi ruang gerak para pelaku tindak kejahatan konvensional sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas di luar rumah pada dini hari.
Antisipasi Kriminalitas 3C dan Balap Liar di Kecamatan Gerung
Pada Jumat (03/07/2026), Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Lombok Barat yang diperkuat oleh empat personel bersenjata lengkap dan kendaraan taktis, mulai bergerak menyisir jalanan protokol sejak pukul 00.00 WITA. Patroli intensif kali ini dipusatkan di wilayah Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya para pemuda saat malam hari.
Dalam pergerakannya, tim menyambangi beberapa titik kumpul remaja yang kedapatan masih nongkrong di pinggir jalan pada jam rawan. Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan secara langsung agar para pemuda tersebut segera kembali ke rumah masing-masing demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Reza Ihyaul Itsnain, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Pengawasan ketat ini difokuskan untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan yang kerap meresahkan.
“Kami secara konsisten menurunkan personel untuk melaksanakan giat patroli dan mengimbau kepada anak muda yang berkumpul untuk selalu menjaga keamanan. Langkah ini sangat krusial guna mengantisipasi terjadinya aksi 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi kriminalitas lainnya. Selain itu, kehadiran tim di lapangan juga efektif untuk mencegah adanya aksi balap liar yang sering memanfaatkan jalanan sepi pada dini hari,” ujar Iptu Reza Ihyaul Itsnain, Jumat (03/07/2026).
Pemeriksaan Pengendara di Jam Rawan dan Penegakan Kamtibmas
Tidak hanya membubarkan kerumunan yang berpotensi memicu konflik, Tim Patroli Perintis Presisi juga memperluas ruang lingkup operasinya dengan melakukan pemantauan stasioner di beberapa ruas jalan sepi. Petugas menghentikan dan memeriksa sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas secara mencurigakan di waktu-waktu rawan kriminalitas.
Pemeriksaan ini meliputi pengecekan kelengkapan surat-surat kendaraan serta penggeledahan badan dan barang bawaan secara selektif. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang membawa barang-barang terlarang seperti senjata tajam (sajam), senjata api, minuman keras, maupun narkoba yang dapat memicu terjadinya aksi tindak pidana.
Iptu Reza Ihyaul Itsnain menambahkan bahwa selain melakukan pemeriksaan fisik, personel di lapangan juga aktif membangun komunikasi dua arah dengan para pengguna jalan. Pengendara diberikan edukasi mengenai pentingnya kewaspadaan ekstra ketika terpaksa harus bepergian pada larut malam.
“Tim Patroli Perintis Presisi melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas di jam-jam rawan guna mengantisipasi mereka membawa sajam dan mengantisipasi kejahatan jalanan. Kami kemudian mengimbau kepada warga masyarakat agar tetap waspada saat berkendara di jam-jam rawan tersebut. Semua ini kami lakukan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman kondusif di wilayah Kabupaten Lombok Barat,” pungkas Iptu Reza Ihyaul Itsnain.
Hingga kegiatan patroli dinyatakan selesai, situasi di wilayah Kecamatan Gerung dan sekitarnya terpantau berada dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya indikasi gesekan antarkelompok pemuda maupun aktivitas balap liar. Pihak Polres Lombok Barat pun memastikan bahwa kegiatan patroli preventif serupa akan terus digelar secara berkala dan acak demi menjaga stabilitas keamanan wilayah secara berkelanjutan.











