Upaya menjaga stabilitas dan menyukseskan program ntb.ceria.web.id/tag/ketahanan/”>ketahanan pangan nasional terus digalakkan oleh jajaran kepolisian di tingkat dasar. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Telagawaru yang secara proaktif turun langsung ke lapangan guna menemui para petani di kawasan persawahan setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan sektor pertanian di wilayah tersebut tetap produktif dan berjalan optimal demi mendukung swasembada pangan.
Kehadiran personel kepolisian di tengah hamparan hijau persawahan bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah bentuk dukungan moril yang kuat bagi masyarakat agraris. Dalam situasi ekonomi global yang dinamis, sektor pertanian menjadi fondasi utama yang harus diperkuat, dan Polri berkomitmen untuk hadir mengawal serta memotivasi para petani agar tetap konsisten dalam menggarap lahan mereka.
Strategi Dialogis di Tengah Sawah: Dorong Motivasi Petani Lokal
Pada hari Selasa (30/06/2026), Bhabinkamtibmas Desa Telagawaru melaksanakan kegiatan sambang dialogis dengan mengunjungi warga binaan secara langsung di kawasan pertanian. Petugas kepolisian tampak berbaur tanpa sekat dengan para petani yang sedang beraktivitas. Langkah humanis ini mendapat respons positif dari warga yang merasa diperhatikan dan didukung dalam menjalankan profesi mereka sehari-hari.
Sembari memantau hamparan persawahan yang luas, petugas memberikan motivasi kepada para petani agar tetap konsisten mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui pendekatan personal yang persuasif, diharapkan semangat para petani tidak kendur dalam menghadapi berbagai tantangan pertanian, seperti perubahan cuaca maupun dinamika pasar.
Edukasi Teknis Pertanian Presisi untuk Capai Swasembada
Selain memberikan dorongan moril yang membakar semangat, dalam kesempatan tersebut petugas juga berdialog normatif mengenai pentingnya menjaga keteraturan debit air irigasi, penyiangan tanaman pengganggu atau gulma, serta aplikasi pupuk susulan secara presisi. Ketiga aspek teknis ini dinilai sangat krusial dalam menentukan kualitas hasil panen demi memastikan pertumbuhan rumpun padi tetap optimal demi menyukseskan target swasembada pangan nasional.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan wujud implementasi dari instruksi pusat untuk mengawal ketahanan pangan nasional dari level desa.
“Kami mengarahkan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif mendampingi petani. Kehadiran kami di lapangan bukan hanya untuk menjaga kondusivitas kamtibmas, tetapi juga memastikan bahwa para petani mendapatkan motivasi dan edukasi normatif yang cukup. Keteraturan irigasi dan pemupukan yang presisi sangat penting agar hasil panen melimpah, sehingga target swasembada pangan yang dicita-citakan pemerintah dapat tercapai dengan maksimal,” ujar Ipda Selamet Riadi.
Sinergi Polri dan Masyarakat Demi Kamtibmas yang Kondusif
Melalui kegiatan sambang dialogis yang intensif seperti ini, Polsek Labuapi berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas petani, dapat terjalin semakin erat. Kedekatan yang terbangun dengan baik akan memudahkan proses deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang mungkin muncul di lingkungan pedesaan.
Para petani di Desa Telagawaru menyambut baik arahan dan pendampingan dari pihak kepolisian ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar segala kendala di lapangan, baik yang berkaitan dengan pengairan maupun ketersediaan pupuk, dapat dikoordinasikan dengan baik bersama pihak-pihak terkait demi kesejahteraan bersama.









