Upaya menyukseskan program ntb.ceria.web.id/tag/ketahanan/”>ketahanan pangan nasional terus digalakkan oleh jajaran kepolisian hingga ke tingkat desa. Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung kedaulatan pangan, Bhabinkamtibmas labuapi/”>Desa Labuapi melaksanakan kegiatan sambang warga dengan turun langsung ke wilayah binaannya demi memberikan dorongan serta motivasi kepada para petani setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan sektor pertanian di tingkat tapak tetap produktif dan berjalan optimal.
Aktivitas yang berlangsung di tengah hamparan persawahan tersebut menjadi ruang dialog yang interaktif antara aparat kepolisian masyarakat/”>dan masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya sekadar melakukan pemantauan keamanan, melainkan juga menyuntikkan semangat baru bagi para petani agar mereka lebih giat dalam mengelola lahan pertanian yang menjadi tumpuan pangan masyarakat luas.
Sinergi Kepolisian dan Petani demi Swasembada Pangan
Dalam kegiatan tersebut, petugas Bhabinkamtibmas berdiskusi secara mendalam dengan para petani yang sedang beraktivitas di sawah. Fokus utama dari dialog ini adalah bagaimana mengoptimalkan hasil panen melalui pengelolaan lahan yang baik serta mengantisipasi berbagai kendala teknis yang sering dihadapi di lapangan. Hubungan emosional yang terbangun melalui komunikasi langsung ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri para petani dalam menghadapi tantangan musim tanam.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda Selamet Riadi, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran aktif kepolisian dalam mendampingi sektor pertanian merupakan wujud dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah pusat. Pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya kelompok tani, guna memberikan rasa aman sekaligus motivasi dalam bekerja.
“Kami terus mendorong anggota di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif mendampingi para petani di wilayah binaan masing-masing. Kehadiran Polri di tengah sawah ini merupakan bentuk dukungan moral dan nyata agar para petani kita tetap semangat memproduksi pangan, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan pangan nasional dimulai dari tingkat desa,” ujar Ipda Selamet Riadi pada Minggu (28/06/2026).
Pentingnya Manajemen Irigasi dan Gotong Royong
Selain memberikan motivasi, dalam kesempatan yang sama petugas juga menyampaikan beberapa pesan edukatif dan normatif mengenai pentingnya tata kelola air yang baik. Sistem irigasi dinilai menjadi urat nadi utama dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan sektor pertanian, terutama pada tanaman padi yang membutuhkan pasokan air yang stabil dan terukur.
Petugas mengingatkan warga agar selalu menjaga kekompakan dalam pembagian debit air secara adil dan merata. Langkah ini krusial dilakukan guna menghindari potensi konflik antarpetani sekaligus memastikan seluruh area persawahan mendapatkan pasokan air yang cukup tanpa ada lahan yang telantar akibat kekeringan.
Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk rutin melakukan kerja bakti dalam membersihkan saluran irigasi secara berkala. Pembersihan dari sumbatan sampah maupun sedimentasi lumpur sangat penting agar aliran air tetap lancar dan pertumbuhan tanaman padi dapat berlangsung subur hingga masa panen tiba. Dengan pengelolaan yang konsisten dan gotong royong yang kuat, impian untuk mewujudkan swasembada pangan yang mandiri di Desa Labuapi optimis dapat tercapai.











