Telah terjadi ntb.ceria.web.id/tag/kecelakaan/”>kecelakaan kerja pada kegiatan penggalian sumur menggunakan alat berat ekskavator di Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Jumat (22/5/2026), yang mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Karman (43), warga Dusun Feli Gale, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u. Sementara pemilik proyek diketahui bernama Nasar (32), warga Dusun Mamboa, Desa Hu’u, dan operator alat berat bernama Feri (45), warga Dusun Lanta, Desa Rasabou, Kecamatan Hu’u.
Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, peristiwa terjadi saat proses penggalian sumur menggunakan alat berat ekskavator yang berlokasi di belakang SMKN Bangun Negeri, Desa Hu’u. Korban yang saat itu bekerja di sekitar lokasi diduga terjatuh ke dalam sumur galian dan tertimbun tanah bekas galian sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Usai kejadian, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Feli Gale, Desa Rasabou, dan rencananya akan dimakamkan pada hari yang sama di TPU Rasabou.
Untuk kepentingan penyelidikan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, operator alat berat bersama pemilik proyek telah diamankan di Polres Dompu. Sementara alat berat ekskavator masih berada di lokasi kejadian.
Kapolsek Hu’u, IPTU Ade Helmi, SH., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penanganan awal, peristiwa tersebut merupakan murni kecelakaan kerja.
“Guna menghindari potensi gangguan kamtibmas dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik, operator alat berat dan pemilik proyek sementara diamankan di Polres Dompu,” jelas Kapolsek Hu’u.
Sementara itu, Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu, IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Hu’u atas respon cepat dalam menangani kejadian tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada personel Polsek Hu’u yang cepat merespon dan mengamankan lokasi kejadian sehingga situasi tetap aman dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna proses lebih lanjut.











