Binkam

Keamanan Pantai Senggigi Diperketat, Sat Polairud Pastikan Wisatawan Nyaman dan Selamat

×

Keamanan Pantai Senggigi Diperketat, Sat Polairud Pastikan Wisatawan Nyaman dan Selamat

Sebarkan artikel ini
Sat Polairud Polres Lombok Barat Jaga Pantai Senggigi
Sat Polairud Polres Lombok Barat Jaga Pantai Senggigi

ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>LOMBOK BARAT – Kawasan Wisata Pantai Senggigi tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Lombok Barat. Guna memastikan kenyamanan dan keamanan para pengunjung, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat secara konsisten melakukan pengawasan ketat dan edukasi langsung di lapangan. Langkah preventif ini diambil sebagai bentuk pelayanan prima dalam menjaga kondusivitas di salah satu destinasi unggulan Nusa Tenggara Barat tersebut.

Pada Jumat, 8 Mei 2026, personel piket Pos Polairud Senggigi terpantau melakukan rangkaian kegiatan rutin yang ditingkatkan. Fokus utama kegiatan kali ini tidak hanya terpaku pada aspek keamanan dari tindak kriminalitas, tetapi juga menekankan pada pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan aktivitas perairan bagi pengunjung, terutama keluarga yang membawa anak-anak.

Komitmen Pelayanan Melalui Polmas Perairan

Upaya menciptakan situasi ketertiban/”>keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang kondusif dilakukan melalui pendekatan Pemolisian Masyarakat (Polmas). Sejak pukul 10.45 WITA, anggota Sat Polairud menyisir bibir pantai untuk berdialog langsung dengan para pedagang lapak dan pengunjung. Komunikasi dua arah ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga keindahan pantai dari tumpukan sampah plastik maupun limbah domestik lainnya.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat pesisir adalah untuk memberikan rasa aman sekaligus mengedukasi. Menurutnya, kebersihan lingkungan pantai memiliki korelasi langsung terhadap minat wisatawan untuk terus berkunjung ke Senggigi.

“Kami terus mendorong para pengunjung maupun pedagang lokal untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Anggota di lapangan memberikan imbauan agar membuang sampah pada tempatnya yang telah disediakan oleh petugas kebersihan. Jika lingkungan bersih, maka wisatawan akan merasa nyaman, dan ini tentu berdampak positif bagi ekonomi lokal,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangan resminya.

Pengawasan Ketat Terhadap Keselamatan Pengunjung

Selain edukasi kebersihan, aspek keselamatan jiwa menjadi prioritas utama petugas dalam patroli kali ini. Mengingat karakteristik pantai yang dinamis, petugas memberikan perhatian khusus kepada orang tua yang mendampingi anak-anak mereka berenang atau bermain di tepi pantai. Kewaspadaan ekstra sangat diperlukan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan, seperti terseret arus atau kecelakaan air lainnya.

Petugas secara humanis mengingatkan agar para orang tua tidak lengah sedikit pun saat mengawasi buah hati mereka. Edukasi ini dilakukan secara berulang mengingat keramaian di akhir pekan sering kali membuat konsentrasi pengunjung terpecah. Sat Polairud ingin memastikan bahwa setiap warga yang datang untuk berekreasi dapat pulang kembali ke rumah dalam keadaan selamat dan bahagia.

Patroli Kawasan Dermaga dan Antisipasi Kriminalitas 3C

Di sisi lain, untuk mengantisipasi potensi tindak pidana, anggota jaga Pos Polairud Senggigi juga memperluas jangkauan patroli hingga ke area dermaga dan seputaran pos jaga. Fokus patroli ini adalah untuk mengantisipasi aksi Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), atau yang biasa dikenal dengan istilah 3C.

Kawasan dermaga yang menjadi titik vital penyeberangan dipantau secara berkala guna memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Melalui patroli jalan kaki, petugas memeriksa titik-titik yang dianggap rawan dan menjalin komunikasi dengan petugas keamanan mandiri serta pengelola jasa wisata di sekitar dermaga.

“Patroli di seputaran pantai, dermaga, dan area sekitar pos dilakukan secara berkala guna mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya tindak kejahatan 3C. Kami ingin memastikan bahwa seluruh sarana transportasi laut dan aktivitas di dermaga berjalan lancar tanpa gangguan keamanan,” tambah AKP L. Nursidi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan wisata Pantai Senggigi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat dan wisatawan berjalan normal dengan pengawasan melekat dari personel Sat Polairud Polres Lombok Barat. Upaya preventif ini diharapkan dapat terus dipertahankan guna mendukung citra positif pariwisata Lombok Barat di mata dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *