Binkam

Wujudkan Kemandirian Pangan, Kapolsek Labuapi Instruksikan Personel Jadi Motivator Petani di Tengah Sawah

×

Wujudkan Kemandirian Pangan, Kapolsek Labuapi Instruksikan Personel Jadi Motivator Petani di Tengah Sawah

Sebarkan artikel ini
Polri Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani
Polri Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Petani

ntb.ceria.web.id/tag/labuapi/”>LABUAPI – Komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah terkait kemandirian pangan terus diperkuat hingga ke level akar rumput. Pada Selasa (5/5/2026), jajaran Kepolisian Sektor Labuapi melalui Bhabinkamtibmas Desa Bagik Polak Barat melaksanakan aksi nyata dengan terjun langsung ke lahan pertanian di Dusun Jogot. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Polri untuk memastikan ketersediaan stok pangan lokal tetap terjaga melalui pendampingan berkelanjutan bagi para petani.

Kegiatan sambang produktif ini menjadi bukti nyata bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mencakup penguatan sektor ekonomi vital. Di bawah terik matahari yang cerah, personel kepolisian tampak membaur dengan warga, memberikan dorongan moril sekaligus mengawasi perkembangan komoditas pertanian unggulan yang menjadi tumpuan hidup masyarakat setempat.

Transformasi Peran Polri dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Langkah proaktif yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas ini selaras dengan kebijakan pusat yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional. Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan pemantauan intensif terhadap luas lahan jagung yang kini sudah memasuki masa pertumbuhan optimal. Secara visual, tanaman jagung di Dusun Jogot menunjukkan kualitas yang sangat baik, dengan ketinggian batang yang telah melampaui postur tubuh orang dewasa, menandakan proses pemupukan dan perawatan yang berjalan efektif.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah sawah adalah untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan tidak ada kendala teknis maupun non-teknis yang menghambat produktivitas petani. Menurutnya, stabilitas pangan di tingkat desa adalah fondasi utama bagi stabilitas nasional.

“Kami mengarahkan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk bertindak sebagai motivator dan pendamping bagi warga binaan yang berprofesi sebagai petani. Tujuannya jelas, agar masyarakat tetap semangat mengelola lahan pertanian mereka secara berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan yang mandiri,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa saat memberikan keterangan resmi terkait giat lapangan tersebut.

Edukasi Pemanfaatan Lahan dan Optimalisasi Potensi Desa

Selain melakukan pemantauan rutin terhadap tanaman jagung, pihak kepolisian juga gencar memberikan edukasi mengenai pemanfaatan lahan secara maksimal. Petugas mendorong warga agar tidak membiarkan ada lahan yang menganggur, termasuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan alternatif. Dengan konsep lumbung pangan mandiri, diharapkan setiap keluarga di Desa Bagik Polak Barat memiliki ketahanan ekonomi yang lebih tangguh terhadap fluktuasi harga pasar.

Interaksi dialogis yang terjadi di lapangan memungkinkan petugas untuk menyerap aspirasi dan keluhan para petani secara langsung. Komunikasi dua arah ini dinilai sangat efektif untuk memetakan dinamika di sektor pertanian, mulai dari ketersediaan pupuk hingga tantangan distribusi hasil panen. Sinergi antara Polri dan petani ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang lebih sehat dan terorganisir di wilayah Kecamatan Labuapi.

Komitmen Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Petani

Keberhasilan program ketahanan pangan di Desa Bagik Polak Barat ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Lombok Barat. Personel Polri di lapangan tidak hanya sekadar berkunjung, namun juga memberikan bantuan pemikiran strategis agar hasil tani tahun ini dapat meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Dukungan moril ini sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani yang seringkali merasa kesulitan menghadapi tantangan cuaca dan hama.

“Kegiatan pendampingan ini akan kami lakukan secara rutin dan berkala. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal lahan produktif di wilayah hukum Polsek Labuapi benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan warga. Jika ketersediaan pangan di tingkat dusun dan desa sudah aman, maka secara otomatis ketahanan pangan daerah akan menjadi lebih kuat,” tambah Iptu I Nyoman Rudi Santosa menutup keterangannya.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Dusun Jogot, Desa Bagik Polak Barat terpantau aman, tertib, lancar/”>dan lancar. Para petani menyambut positif kehadiran aparat kepolisian yang peduli terhadap nasib sektor agraris. Dengan semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat, cita-cita kedaulatan pangan nasional kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang sedang diperjuangkan di setiap jengkal tanah persawahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *