Binkam

Langkah Strategis Amankan Pangan, Puluhan Ton Jagung Hasil Panen Lombok Barat Resmi Masuk Bulog

×

Langkah Strategis Amankan Pangan, Puluhan Ton Jagung Hasil Panen Lombok Barat Resmi Masuk Bulog

Sebarkan artikel ini
Distribusi Jagung Sekotong ke Gudang Bulog Bengkel Aman

ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>LOMBOK BARAT – Langkah strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan petani terus diperkuat di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Pada Rabu (29/4/2026), sebanyak 19.250 kilogram atau lebih dari 19 ton jagung hasil panen petani Desa Batu Putih, sekotong/”>Kecamatan Sekotong, resmi didistribusikan menuju Gudang Bulog Bengkel. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mengawal distribusi hasil bumi agar sampai ke tangan negara dengan aman dan sesuai prosedur.

Penyaluran komoditas unggulan ini melibatkan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Amerta dan Poktan Harapan Baru di bawah naungan UD Karya Sejati. Proses pemindahan hasil panen dari lumbung pangan menuju gudang negara tersebut mendapat pengawasan ketat dari aparat kepolisian guna memastikan tidak adanya kendala teknis maupun gangguan keamanan di jalur distribusi.

Pengawalan Ketat Distribusi Hasil Panen Desa Batu Putih

Proses pendistribusian dimulai sekitar pukul 14.00 WITA. Dua armada truk besar berwarna merah kuning dengan nomor polisi DK 8573 DB dan DK 8470 DN dikerahkan untuk mengangkut belasan ton jagung pipil tersebut. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh para pengurus kelompok tani serta petugas terkait yang melakukan pendampingan intensif sejak proses pemuatan di Desa Batu Putih hingga pemberangkatan menuju unit gudang Bulog.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan lancar/”>dan lancar. Menurutnya, pengawalan distribusi pangan merupakan tugas penting dalam mendukung program pemerintah pusat terkait kedaulatan pangan.

“Kami memastikan bahwa pendistribusian jagung sebanyak 19.250 kilogram dari UD Karya Sejati, yang melibatkan Poktan Sumber Amerta dan Poktan Harapan Baru, berjalan aman tanpa hambatan. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman bagi para petani dan memastikan hasil jerih payah mereka tersalurkan dengan benar ke Gudang Bulog Bengkel,” ujar Iptu I Ketut Suriarta dalam keterangannya.

Standar Kualitas Ketat untuk Masuk Gudang Bulog

Tidak sembarang hasil panen dapat masuk ke gudang cadangan pangan pemerintah. Bulog menetapkan standar kualitas yang cukup tinggi guna memastikan daya simpan dan kelayakan konsumsi jangka panjang. Dalam pendistribusian kali ini, jagung yang dikirimkan telah melalui uji laboratorium sederhana untuk mengukur kadar air.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, jagung milik petani Sekotong ini tercatat memiliki kadar air sebesar 12,14 persen. Angka ini berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan Bulog, yakni 14 persen. Iptu I Ketut Suriarta menambahkan bahwa kepatuhan petani terhadap standar kualitas ini sangat membanggakan karena menunjukkan profesionalisme dalam bertani.

“Jagung yang didistribusikan ini sudah berbentuk pipilan bersih dan memenuhi kriteria kadar air yang ditentukan. Jika kadar air melebihi 14 persen, maka pihak Bulog akan menolak atau mengembalikan komoditas tersebut. Selain itu, setiap karung telah dikemas dengan berat minimal 70,10 kilogram sesuai dengan regulasi yang ada,” jelasnya lebih lanjut.

Dampak Ekonomi dan Syarat Administrasi bagi Petani

Selain kualitas fisik, para petani juga diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi untuk menjamin legalitas dan kelancaran pembayaran. Setiap petani yang menyetorkan hasil panennya harus terdaftar di Kantor Bulog dengan membawa dokumen pendukung seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Buku Rekening BRI untuk proses transfer pembayaran, serta Kartu Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Distribusi masif ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani agar tidak anjlok saat musim panen raya. Dengan terserapnya hasil panen oleh Bulog, stok cadangan pangan daerah tetap terjaga, sekaligus memberikan kepastian keuntungan bagi para petani di Kecamatan Sekotong.

Pihak Kepolisian Sektor Sekotong menyatakan akan terus bersinergi dengan dinas terkait dan kelompok tani untuk mengantisipasi potensi kendala di masa mendatang. Pengawasan ini diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan mereka, mengingat jalur distribusi menuju pasar negara kini telah terkawal dengan baik dan terorganisir. Kegiatan pendistribusian yang berakhir pada sore hari tersebut berjalan dengan situasi yang aman, tertib, kondusif/”>dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *