Binkam

Respons Cepat Polres Lombok Barat: Sosialisasi KEMOS 110 dan Penanganan Laporan Orang Hilang di Sungai

×

Respons Cepat Polres Lombok Barat: Sosialisasi KEMOS 110 dan Penanganan Laporan Orang Hilang di Sungai

Sebarkan artikel ini
Upaya Preventif Sat Samapta Polres Lombok Barat Perkuat Kamtibmas Melalui Inovasi Pelayanan KEMOS 110

ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>LOMBOK BARATKepolisian Resor Lombok Barat terus berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Melalui Satuan Samapta, Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan patroli dialogis sekaligus menyosialisasikan inovasi terbaru bertajuk KEMOS (Kecepatan Melayani SOS) 110. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat benar-benar memberikan rasa aman dan solusi cepat dalam keadaan darurat.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) pukul 10.25 WITA tersebut berlokasi di Desa Nyiur Lembang, lembar/”>Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Personel Unit Patroli Samapta menyisir area pemukiman dan titik kumpul warga guna membangun komunikasi dua arah yang efektif. Selain memantau situasi kewilayahan, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi tindak kriminalitas yang bisa terjadi kapan saja.

Komitmen Pelayanan Cepat Melalui Inovasi KEMOS 110

Fokus utama dalam patroli kali ini adalah memperkenalkan inovasi KEMOS kepada warga Desa Nyiur Lembang. Program ini dirancang untuk memangkas waktu respons kepolisian saat menerima laporan darurat dari masyarakat. Dengan memanfaatkan layanan Call Center 110, warga diharapkan dapat melaporkan kejadian menonjol atau musibah secara instan sehingga bantuan dapat segera dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk transformasi pelayanan publik yang lebih modern dan responsif. Keberadaan KEMOS menjadi jembatan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan urgen, baik terkait gangguan keamanan maupun kejadian bencana atau musibah lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan Call Center 110 melalui inovasi KEMOS ini. Ini adalah komitmen kami dalam memberikan kecepatan pelayanan SOS bagi warga yang mengalami musibah atau melihat potensi gangguan keamanan. Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama lingkungan yang kondusif,” ujar Iptu Eko Nugroho saat memberikan keterangan resmi.

Respons Cepat Terkait Laporan Orang Hilang di Sungai Nyiur Lembang

Di tengah pelaksanaan sosialisasi dan patroli tersebut, personel di lapangan menerima laporan mendesak dari warga setempat. Dilaporkan bahwa seorang pria hilang saat sedang memancing di area sungai dekat jembatan gantung Desa Nyiur Lembang. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban diduga tercebur dan terseret arus sungai setelah berusaha mengejar joran pancingnya yang jatuh akibat tarikan ikan yang cukup kuat.

Kejadian yang berlangsung tiba-tiba tersebut memicu kepanikan warga sekitar yang sempat melakukan pencarian awal secara mandiri. Namun, hingga saat berita ini diturunkan, keberadaan korban masih belum ditemukan. Personel Sat Samapta yang berada di lokasi segera melakukan koordinasi untuk langkah penanganan lebih lanjut dan membantu proses pencarian awal di area pinggiran sungai.

Imbauan Kewaspadaan dan Sinergi Kamtibmas

Iptu Eko Nugroho menambahkan bahwa insiden tersebut menjadi pengingat bagi warga agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat aliran sungai, terutama saat kondisi arus sedang tidak menentu. Pihaknya terus memotivasi warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan saling menjaga satu sama lain, serta segera melapor melalui jalur resmi kepolisian jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Informasi mengenai adanya warga yang hilang di sungai dekat jembatan gantung ini sudah kami terima. Saat ini tim sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk optimalisasi pencarian. Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada petugas,” tambahnya.

Melalui kegiatan patroli preventif yang konsisten, Polres Lombok Barat berharap angka kriminalitas dapat ditekan secara signifikan. Sinergi antara kepolisian yang proaktif melalui inovasi KEMOS dan masyarakat yang waspada diharapkan mampu menciptakan lingkungan Kabupaten Lombok Barat yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh lapisan warga. Sat Samapta akan terus mengintensifkan patroli serupa ke desa-desa lain di wilayah hukum Polres Lombok Barat guna memastikan jangkauan layanan 110 merata hingga ke pelosok daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *