ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>LOMBOK BARAT – Memasuki waktu sore hari yang sering kali menjadi titik puncak aktivitas masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat memperketat pengawasan di sejumlah area vital. Langkah preventif ini dilakukan guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Kabupaten Lombok Barat, khususnya di pusat keramaian Kecamatan Gerung.
Pada Selasa, 14 April 2026, personel dari Unit Turjawali Satlantas Polres Lombok Barat terpantau melakukan penyisiran dan penjagaan di kawasan Giri Menang Park serta Tugu Mena Gerung. Dua lokasi ini dipilih lantaran menjadi pusat berkumpulnya warga, terutama kalangan muda, yang berpotensi memicu kerumunan maupun gangguan kamtibmas jika tidak diawasi secara intensif.
Upaya Preventif Menjaga Ketertiban Masyarakat
Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 17.00 WITA ini bertujuan untuk memantau langsung arus lalu lintas yang cenderung meningkat saat menjelang petang. Selain mengatur ritme kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang, para petugas di lapangan juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang standar.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli sore ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat pada jam rawan adalah kunci untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
“Kami mengerahkan Unit Turjawali untuk melaksanakan patroli sore di Giri Menang Park dan Tugu Mena Gerung. Fokus utama kami adalah memantau arus lalu lintas serta memberikan edukasi langsung kepada masyarakat agar tetap tertib saat berkendara di jalan raya,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat memberikan keterangan resminya.
Antisipasi Balap Liar dan Tindak Kriminalitas 3C
Lebih lanjut, Iptu Anton menjelaskan bahwa patroli ini tidak hanya berfokus pada kelancaran arus kendaraan semata. Pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap potensi aksi balap liar yang sering kali meresahkan warga dan membahayakan nyawa pengguna jalan lainnya. Kawasan jalan lurus di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Lombok Barat ini kerap menjadi sasaran empuk oknum remaja untuk melakukan aksi unjuk kecepatan secara ilegal.
Selain ancaman balap liar, kehadiran personel kepolisian di lapangan juga dimaksudkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Dengan adanya lampu rotator biru yang menyala di titik-titik strategis, diharapkan dapat memberikan efek gentar bagi siapa saja yang berniat melakukan tindakan kriminal.
“Selain menjaga kelancaran jalan, anggota kami di lapangan secara proaktif mengantisipasi adanya indikasi balap liar yang sering dikeluhkan masyarakat. Kami juga waspada terhadap potensi kriminalitas lainnya seperti 3C. Kehadiran petugas diharapkan mampu meminimalisir segala bentuk gangguan keamanan di wilayah tersebut,” tambah Iptu Anton.
Kondisi Arus Lalu Lintas Terkendali
Hingga berakhirnya kegiatan patroli pada malam hari, situasi arus lalu lintas di kawasan Giri Menang Park maupun Tugu Mena Gerung dilaporkan berjalan dengan sangat lancar. Tidak ditemukan adanya kendala berarti maupun insiden kecelakaan yang menonjol. Masyarakat yang tengah bersantai di area taman publik tersebut pun menyambut baik kehadiran petugas, karena merasa lebih terlindungi dari potensi gangguan ketertiban.
Satlantas Polres Lombok Barat juga mengapresiasi para pengguna jalan yang mulai menunjukkan kesadaran tinggi dalam berlalu lintas. Meskipn demikian, kepolisian memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan. Penempatan personel pada titik-titik rawan akan terus dievaluasi sesuai dengan dinamika aktivitas masyarakat di lapangan.
Melalui langkah rutin ini, Polres Lombok Barat berharap dapat menciptakan iklim transportasi yang sehat dan aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor, guna menghindari keterlibatan dalam aksi balap liar yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.











