ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>Lombok Barat, NTB – Harapan panjang warga Desa Karang Bongkot, labuapi/”>Kecamatan Labuapi, perlahan mulai terwujud. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi program pemerintah bersama jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1606/Mataram kini menunjukkan progres menggembirakan. Memasuki tahap perkaitan besi pada bagian pondasi, pengerjaan ini menjadi fondasi awal bagi berdirinya jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat, Rabu (15/4/2026).
Di tengah teriknya matahari, terlihat sinergi antara personel TNI dan warga setempat yang bahu-membahu mengerjakan struktur dasar jembatan. Semangat gotong royong begitu terasa, mencerminkan kekuatan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Kapten Inf Saparudin selaku Perwira Pengawas (Pawas) menegaskan bahwa tahap perkaitan besi merupakan bagian krusial dalam pembangunan. “Ini adalah tahap penting untuk memastikan kekuatan pondasi sebelum dilakukan pengecoran. Semua dikerjakan dengan teliti agar hasilnya kokoh dan tahan lama,” ujarnya.
Tak hanya soal teknis, pembangunan ini juga menyimpan cerita harapan. Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan penghubung kehidupan. Anak-anak yang sebelumnya harus menempuh jalur sulit kini diharapkan dapat pergi ke sekolah dengan lebih aman dan cepat. Begitu pula para petani dan pelaku usaha kecil yang akan lebih mudah mendistribusikan hasil produksi mereka.
Kapten Inf Saparudin juga mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat. “Kami melihat semangat luar biasa dari warga. Ini bukan hanya proyek pembangunan, tapi juga simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan desa,” tambahnya.
Dengan progres yang terus berjalan, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera rampung dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Lombok Barat. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi simbol harapan baru bahwa dengan kerja sama, mimpi besar dapat diwujudkan menjadi kenyataan.











