Binkam

Polres Lombok Barat Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama di Desa Bengkel

×

Polres Lombok Barat Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama di Desa Bengkel

Sebarkan artikel ini
Tokoh Agama Desa Bengkel Dukung Polres Lombok Barat Tangkal Paham Radikal

ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menjaga stabilitas dan kerukunan di tengah masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) Operasi (Ops) Bina Waspada Rinjani 2025 dari Polres Lombok Barat gencar menyambangi tokoh-tokoh agama di wilayahnya.

Langkah ini diambil sebagai strategi proaktif Polri untuk mencegah penyebaran paham radikalisme dan aliran terlarang yang berpotensi memecah belah persatuan.

Salah satu kegiatan utama dilaksanakan di Desa Bengkellabuapi/”>Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (5/9/2025). Kasat Binmas Polres Lombok Barat, Iptu Muh. Mahrip mengatakan, kali ini melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman seorang tokoh agama setempat, Ustad Muslim, S.Ag.

Kunjungan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WITA ini bertujuan membangun hubungan yang harmonis dan memperkuat sinergi antara Polri dan elemen masyarakat, khususnya para alim ulama.

Memperkuat Ketahanan Sosial Melalui Sinergi dengan Tokoh Agama

Menurut Kasat Binmas, kemitraan antara Polri dan tokoh agama menjadi pilar penting dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk ancaman radikalisme.

Tokoh agama memiliki peran sentral sebagai panutan dan agen perdamaian. Mereka dapat menjangkau dan memberikan pemahaman yang benar kepada jemaah mereka, sehingga narasi-narasi negatif dan provokatif yang disebarkan oleh kelompok-kelompok radikal dapat dibendung.

Iptu Muh. Mahrip menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian integral dari Ops Bina Waspada Rinjani 2025 yang berfokus pada pencegahan dan pembinaan.

“Kami meyakini, peran tokoh agama seperti Ustad Muslim sangat vital dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama,” ujarnya.

“Melalui silaturahmi ini, kami bisa bertukar pikiran, mendengarkan masukan, dan bersama-sama merumuskan langkah strategis untuk menangkal paham-paham yang tidak sejalan dengan Pancasila dan ajaran agama yang benar,” imbuhnya.

Ustad Muslim, S.Ag, menyambut baik kunjungan dari tim Ops Bina Waspada Rinjani 2025. Ia menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Polri yang aktif menjalin komunikasi dengan para tokoh agama. Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis seperti ini jauh lebih efektif daripada tindakan represif.

Membangun Jembatan Komunikasi yang Kuat

Hasil yang dicapai dari kegiatan sambang ini adalah terjalinnya hubungan silaturahmi yang harmonis dan komunikasi yang lebih baik antara pihak kepolisian dan tokoh agama. Kunjungan ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi juga menjadi fondasi untuk kolaborasi jangka panjang.

Dengan adanya komunikasi yang terbuka, informasi penting mengenai potensi ancaman dapat disebarkan lebih cepat, dan langkah-langkah pencegahan dapat diambil bersama-sama.

Kegiatan sambang tokoh agama ini akan terus dilanjutkan oleh Satgas Ops Bina Waspada Rinjani 2025 di berbagai wilayah lainnya di Lombok Barat.

Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dan membangun kepercayaan publik. Dengan dukungan penuh dari tokoh agama dan masyarakat, Polri optimistis dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan terbebas dari pengaruh paham-paham yang merusak persatuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konsep Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Kempo Polres Dompu melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan metode Blue Light Patrol di wilayah hukum Polsek Kempo, Selasa malam (9/6/2026). Patroli menyasar sejumlah desa yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Desa Kempo, Desa Ta’a, Desa Doro Kobo, Desa Soro, Desa Soro Barat, dan Desa Konte. Selain melakukan pemantauan situasi keamanan wilayah, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan berbagai pesan kamtibmas kepada masyarakat. Di Desa Kempo, Ta’a, dan Doro Kobo, petugas mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mengingatkan para pemuda yang masih berkumpul di pinggir jalan agar tidak membawa senjata tajam, menghindari konsumsi minuman keras, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pemalakan maupun pencurian. Selanjutnya di Desa Soro dan Soro Barat, personel patroli memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak muda dan remaja, agar menjauhi minuman keras, tidak membawa senjata tajam, serta tidak menggunakan sepeda motor dengan knalpot racing yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi memicu gangguan ketertiban umum. Patroli kemudian dilanjutkan ke Desa Konte dengan melakukan pengecekan di lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Petugas juga mengajak para pemuda untuk menghindari perilaku yang dapat memicu konflik sosial, termasuk penyalahgunaan minuman keras, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, maupun tindakan lain yang berpotensi menimbulkan keributan antar kelompok dan mengganggu kerukunan antarumat beragama. Kapolsek Kempo, IPTU Agustamin, S.H., menyampaikan bahwa patroli dialogis dan Blue Light Patrol merupakan upaya preventif yang terus dilakukan untuk mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. “Kami mengarahkan seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan patroli tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga aktif berdialog dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini dan masyarakat semakin merasa aman dengan kehadiran Polri di tengah-tengah mereka,” ujar IPTU Agustamin. Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa kegiatan KRYD dan Blue Light Patrol merupakan bagian dari strategi pemeliharaan kamtibmas yang bertujuan menciptakan rasa aman sekaligus menekan peluang terjadinya tindak kriminalitas. “Patroli Blue Light memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri. Kehadiran anggota di lapangan pada malam hari merupakan bentuk nyata pelayanan kepolisian dalam menjaga keamanan, mencegah gangguan kamtibmas, serta membangun kemitraan yang kuat dengan masyarakat,” ungkap IPTU Nyoman. Hasil kegiatan menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kempo tetap aman dan kondusif. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas patroli rutin yang dilaksanakan karena memberikan rasa aman dan meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Binkam

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada