ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>LOMBOK BARAT – Satuan Samapta Polres Lombok Barat terus mengintensifkan upaya preventif guna menjaga kondusivitas wilayah melalui serangkaian patroli dialogis. Pada Senin (30/3/2026), personel kepolisian menyambangi warga di Desa Dasan Baru, kediri/”>Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, untuk memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus memperkenalkan inovasi layanan darurat terbaru.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.45 WITA ini bukan sekadar rutin/”>patroli rutin biasa. Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi jembatan informasi penting, terutama dalam menghadapi potensi bencana alam dan gangguan tindak kriminalitas.
Komitmen Preventif dan Respons Cepat di Tengah Cuaca Ekstrem
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara untuk memberikan rasa aman. Fokus utama kegiatan kali ini adalah membangun komunikasi dua arah dengan warga Desa Dasan Baru guna memastikan lingkungan tetap stabil kondusif/”>dan kondusif.
“Kami melaksanakan giat patroli preventif ini sebagai langkah antisipasi dini terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Kami ingin memastikan warga merasa tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Iptu Eko Nugroho saat memberikan keterangan resmi terkait kegiatan tersebut.
Selain mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencurian, petugas juga memberikan atensi khusus pada faktor alam. Mengingat curah hujan yang disertai angin kencang sering melanda wilayah Lombok Barat belakangan ini, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Sosialisasi Inovasi KEMOS: Kecepatan Melayani SOS 110
Salah satu poin utama dalam kunjungan tersebut adalah sosialisasi mengenai inovasi terbaru dari Sat Samapta Polres Lombok Barat, yaitu KEMOS atau “Kecepatan Melayani SOS”. Inovasi ini diintegrasikan dengan Call Center 110 untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat secara cepat dan efisien.
Iptu Eko Nugroho menjelaskan bahwa KEMOS dirancang untuk memangkas birokrasi pelaporan saat terjadi situasi urgen. Melalui layanan ini, masyarakat yang menjadi korban tindak pidana atau mengalami musibah bencana alam dapat langsung terhubung dengan petugas piket yang siap sedia selama 24 jam.
“Kami menyosialisasikan inovasi KEMOS ini agar masyarakat tahu bahwa ada layanan cepat yang bisa mereka akses kapan saja. Jika ada musibah atau situasi yang memerlukan kehadiran polisi segera, cukup tekan 110. Ini adalah bentuk pelayanan prima kami yang bersifat urgent bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Layanan KEMOS ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, sekaligus mempercepat waktu respons (response time) personel di lapangan saat menerima laporan dari warga.
Imbauan Kewaspadaan Bencana Alam di Wilayah Kediri
Dalam dialognya dengan warga, personel unit Patroli Sat Samapta juga mengingatkan potensi bahaya yang muncul akibat ekstrem/”>cuaca ekstrem. Desa Dasan Baru dan sekitarnya menjadi perhatian karena risiko pohon tumbang, banjir, maupun tanah longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu saat hujan deras mengguyur.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan longsor. Apabila melihat ada pohon yang rimbun dan membahayakan di dekat pemukiman, segera koordinasikan untuk pemangkasan. Intinya, keselamatan jiwa adalah prioritas utama,” tegas Iptu Eko Nugroho.
Warga menyambut baik kehadiran petugas kepolisian yang turun langsung ke lapangan. Komunikasi dialogis ini dinilai efektif untuk menyerap aspirasi serta keluhan warga terkait situasi keamanan di lingkungan mereka. Patroli semacam ini direncanakan akan dilakukan secara berkesinambungan di berbagai desa lain di wilayah Kabupaten Lombok Barat guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga hingga ke pelosok daerah.
Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat yang diperkuat dengan inovasi teknologi seperti KEMOS, Polres Lombok Barat optimis dapat mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan responsif terhadap segala bentuk tantangan keamanan maupun bencana alam.











