ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>LOMBOK BARAT – Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di tengah dinamika aktivitas warga, Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi di bawah naungan Polres Lombok Barat kembali menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Langkah preventif ini diwujudkan melalui patroli dialogis yang menyasar sejumlah titik strategis, terutama kawasan padat hunian atau perumahan pada Jumat malam (27/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 21.00 Wita ini bertujuan untuk memonitor perkembangan situasi secara langsung di lapangan. Personel kepolisian terjun ke tengah masyarakat guna meminimalisir potensi gangguan keamanan, sekaligus memberikan rasa tenang bagi warga yang tengah beristirahat maupun yang masih beraktivitas di luar rumah.
Upaya Preventif Menekan Angka Kriminalitas
Fokus utama dari patroli malam ini adalah menyisir wilayah hukum Polsek Labuapi yang dinilai memerlukan pengawasan ekstra. Petugas menyambangi beberapa lokasi perumahan, di antaranya Perumahan Lavida di Desa Telagawaru, serta dua kawasan di Desa Bajur yakni Perumahan Graha Pandita dan Perumahan Tembolak Asri. Tidak ketinggalan, Perumahan Muhajirin Asri yang terletak di terong-tawah/”>Desa Terong Tawah juga menjadi sasaran pemantauan tim piket SPKT II.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran polisi di malam hari bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk dedikasi dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
“Kami menginstruksikan personel untuk mengedepankan pendekatan dialogis. Artinya, petugas tidak hanya berkeliling, tetapi juga berhenti sejenak untuk berkomunikasi dengan warga maupun petugas keamanan perumahan. Hal ini penting untuk menyerap informasi mengenai potensi kerawanan yang ada di masing-masing lingkungan,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.
Personel SPKT II Siaga di Titik Rawan
Dalam pelaksanaan KRYD kali ini, Polsek Labuapi menerjunkan personel berpengalaman yang terdiri dari Aiptu I Wayan Sandiarsa, Aipda I Komang Gede Puja A, dan Aipda Herdianto. Ketiganya bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan guna memastikan tidak ada celah bagi pelaku kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), maupun pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) atau yang dikenal dengan istilah 3C.
Selain memantau keamanan fisik, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan mandiri. Warga diingatkan untuk selalu mengunci pintu rumah dengan benar dan memastikan kendaraan bermotor berada dalam jangkauan pengawasan atau menggunakan kunci ganda.
Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa sinergitas antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Kami terus memotivasi warga agar kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara patroli kepolisian dan swadaya masyarakat, ruang gerak pelaku tindak pidana akan semakin sempit,” tambahnya.
Hasil Positif dan Situasi Kondusif
Sepanjang pelaksanaan patroli yang berlangsung hingga dini hari tersebut, petugas melaporkan bahwa situasi di seluruh titik sasaran terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan maupun gangguan kamtibmas yang menonjol. Respon positif juga datang dari warga perumahan yang merasa lebih terayomi dengan kehadiran lampu biru (Blue Light Patrol) dari mobil patroli polisi.
Secara keseluruhan, hasil dari kegiatan ini menunjukkan keberhasilan dalam mensosialisasikan pesan-pesan kamtibmas sebagai langkah mitigasi dini. Terciptanya rasa nyaman di lapisan masyarakat diharapkan mampu menjaga produktivitas dan kualitas hidup warga di wilayah Kecamatan Labuapi.
Polsek Labuapi berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara konsisten, terutama pada jam-jam rawan, guna menjamin wilayah hukum Polres Lombok Barat tetap menjadi tempat yang aman dan damai bagi seluruh penghuninya.











