Dalam rangka mendukung Program ntb.ceria.web.id/tag/ketahanan/”>Ketahanan Pangan Nasional menuju Indonesia Emas 2045, Bhabinkamtibmas Desa Matua Polsek Woja melaksanakan kegiatan pemantauan hasil panen jagung milik warga binaan di Dusun Selaparang Barat, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Kamis (26/3/2026) pukul 17.30 Wita.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Wawan Dermawan dengan melakukan pemantauan terhadap hasil panen jagung milik Saudara Muhdar (60), yang saat ini sedang dalam proses penjemuran pascapanen.
Berdasarkan hasil pemantauan, lahan jagung seluas 1,5 hektare dengan varietas ADV Jago tersebut telah memasuki masa panen pada bulan Maret 2026, dengan usia tanam sekitar 120 hari dan estimasi hasil panen mencapai ±12 ton.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan pemantauan, namun juga memberikan motivasi dan edukasi kepada petani agar hasil panen dapat dikelola dengan baik dan disalurkan melalui gudang Bulog guna menjaga stabilitas harga dan mendukung program pemerintah.
AIPTU Wawan Dermawan menyampaikan kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan lahan secara optimal serta menjaga kualitas hasil panen.
“Kami mengajak para petani untuk tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian dan memastikan hasil panen dapat tersalurkan dengan baik ke gudang Bulog, sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih baik serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Woja, IPTU Muh Norkurniawan, S.H., menegaskan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan sangat penting dalam mendukung sektor pertanian.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan dan motivasi kepada petani agar terus produktif. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kapolres Dompu, AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K, melalui Kasi Humas Polres Dompu, IPTU I Nyoman Suardika, memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam mendukung program strategis nasional.
“Kami mendorong seluruh jajaran untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil pertanian, sekaligus mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.











