ntb.ceria.web.id/tag/mataram/”>Mataram— Suasana malam takbiran di Kota Mataram, Jumat (20/3/2026) malam, berlangsung meriah. Ribuan warga dari berbagai kecamatan turun ke jalan, mengikuti pawai menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.
Personel Polda NTB bersama jajaran Polresta Mataram siaga penuh di sejumlah titik. Pengamanan tersebut masuk dalam rangkaian Ops Ketupat Rinjani 2026.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.IK., M.M. menyampaikan, pengamanan difokuskan pada kelancaran arus dan keselamatan peserta.
“Pengamanan dilakukan secara maksimal, agar seluruh rangkaian pawai takbiran berjalan aman, tertib, lancar/”>dan lancar,” ujar Kombes Kholid.
Pawai berlangsung di sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Pejanggik Cakranegara, simpang empat Sweta, Selaparang, Rembiga, hingga Ampenan. Petugas tampak berjaga di persimpangan dan jalur rawan untuk mengurai kepadatan.
Di Kecamatan Ampenan, pawai diikuti 47 kafilah dengan sekitar 4.500 peserta. Rute dimulai dari Taman Jangkar, menuju Jalan Yos Sudarso hingga finis di depan Mapolda NTB.
Sementara di Selaparang, jumlah peserta paling besar. Sekitar 10.530 orang dari 40 kafilah, memadati jalur dari Jalan Udayana hingga Bundaran eks Bandara Selaparang.
“Personel kami tersebar di seluruh titik pengamanan, untuk memastikan masyarakat bisa merayakan malam takbiran dengan nyaman,” kata Kholid.
Kecamatan Sandubaya juga tak kalah ramai. Sekitar 5.700 peserta dari 37 kafilah berjalan dari depan GOR menuju Tugu TUNGU. Di Cakranegara, 26 kafilah dengan sekitar 4.050 peserta memadati Jalan Pejanggik hingga simpang empat.
Selain itu, pawai di Kecamatan Mataram dan Sekarbela juga berjalan lancar. Arus lalu lintas sempat padat, namun cepat terurai berkat pengaturan petugas di lapangan.
Kombes Kholid mengapresiasi partisipasi masyarakat, yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga keamanan dan keselamatan selama perayaan Idul Fitri,” pungkasnya.











