ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>Lombok Barat, NTB – Komitmen Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat dalam mengawal program strategis pemerintah pusat terus diperkuat hingga ke level akar rumput. Sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, jajaran Polsek Labuapi melalui personel Bhabinkamtibmas menunjukkan aksi nyata dengan melakukan pendampingan intensif bagi para petani guna memastikan stabilitas dan kedaulatan pangan nasional tetap terjaga dari tingkat desa.
Pada Sabtu (21/03/2026), suasana di Dusun Jogot, Desa Bagik Polak Barat, tampak berbeda dengan kehadiran personel kepolisian di tengah hamparan ladang. Bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan untuk berbaur dan bekerja bersama para petani yang sedang menyongsong masa panen raya komoditas jagung. Langkah ini merupakan bagian dari instruksi Kapolres Lombok Barat dalam mentransformasikan peran Polri sebagai motivator sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di sektor agraris.
Peran Strategis Bhabinkamtibmas di Sektor Pertanian Desa
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar utama stabilitas nasional. Oleh karena itu, kehadiran Polri di tengah lahan pertanian bukan sekadar seremoni, melainkan upaya memastikan bahwa para petani mendapatkan dukungan moral dan pengamanan yang maksimal selama proses produksi berlangsung.
Iptu I Nyoman Rudi Santosa menjelaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki tugas vital untuk memetakan potensi pertanian di wilayah binaannya. Dengan terjun langsung ke lapangan, petugas dapat memahami secara mendalam dinamika yang dihadapi petani, mulai dari proses penanaman hingga kendala pasca-panen. Hal ini penting agar sinergi antara kebijakan pemerintah dan pelaksanaan di lapangan dapat berjalan beriringan tanpa hambatan yang berarti.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan program swasembada pangan nasional sangat bergantung pada produktivitas para petani di desa-desa. Oleh karena itu, personel Bhabinkamtibmas di Desa Bagik Polak Barat kami instruksikan untuk terus mendampingi warga, memberikan motivasi, serta membantu secara teknis jika diperlukan agar semangat bertani masyarakat tetap tinggi,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa saat memberikan keterangan terkait kegiatan tersebut.
Aksi Nyata di Dusun Jogot: Membantu Petani Jagung Pasca-Panen
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, personel Bhabinkamtibmas Desa Bagik Polak Barat tidak canggung untuk bersentuhan langsung dengan hasil bumi. Di bawah terik matahari Dusun Jogot, petugas tampak aktif membantu warga merapikan dan mengikat karung-karung berisi pipilan jagung yang baru saja dipanen. Aktivitas ini menunjukkan sisi humanis Polri yang senantiasa hadir meringankan beban masyarakat dalam situasi apa pun.
Interaksi yang terjalin di tengah ladang jagung tersebut menciptakan ruang dialog yang hangat antara aparat kepolisian dan warga. Petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya optimalisasi lahan, baik itu lahan persawahan yang luas maupun pemanfaatan pekarangan/”>lahan pekarangan rumah untuk tanaman produktif. Pola pikir ini ditanamkan agar setiap rumah tangga memiliki kemandirian pangan yang kuat, yang pada akhirnya akan berdampak pada penguatan ekonomi desa secara keseluruhan.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa petani tidak berjuang sendirian. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri mendukung penuh setiap tetes keringat mereka dalam menyediakan pangan bagi bangsa. Dengan membantu merapikan hasil panen, kami juga memastikan distribusi hasil bumi warga berjalan lancar dan aman hingga ke pasar,” tambah Kapolsek Labuapi.
Menjaga Kamtibmas dan Produktivitas Pertanian yang Berkelanjutan
Selain fokus pada aspek pertanian, kegiatan sambang desa ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan-pesan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Keamanan di area pertanian, seperti pencegahan pencurian hasil panen maupun alat-alat mesin pertanian, menjadi poin penting yang dibahas dalam dialog persuasif bersama warga Dusun Jogot.
Pihak Kepolisian menekankan bahwa produktivitas yang tinggi hanya dapat dicapai apabila situasi lingkungan tetap kondusif. Hingga berita ini diturunkan, situasi keamanan di Desa Bagik Polak Barat, khususnya di Dusun Jogot, dilaporkan dalam keadaan yang sangat aman dan terkendali. Tren positif produktivitas pertanian di wilayah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Lombok Barat dalam menyukseskan program ketahanan pangan.
Dukungan yang diberikan oleh Polsek Labuapi ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan petani. Dengan adanya pendampingan rutin, para petani merasa lebih terayomi dan terlindungi, sehingga mereka dapat fokus meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil panen mereka. Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata bahwa Polri berkomitmen penuh untuk mengawal kedaulatan pangan demi kemajuan bangsa yang berkelanjutan.











