Binkam

Bhabinkamtibmas Lombok Barat Pantau Proses Pasca Panen Jagung di Gerung

×

Bhabinkamtibmas Lombok Barat Pantau Proses Pasca Panen Jagung di Gerung

Sebarkan artikel ini
Ketahanan Pangan, Polsek Gerung, Polres Lombok Barat, Desa Dasan Tapen, Petani Jagung, Pasca Panen, Bhabinkamtibmas

ntb.ceria.web.id/tag/lombok/”>Lombok Barat, NTB – Sektor pertanian kini menjadi fokus utama dalam agenda pembangunan nasional, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Menindaklanjuti arahan strategis dari Pemerintah Pusat, jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Polsek Gerung mulai mengintensifkan pendampingan langsung kepada para petani di tingkat desa. Langkah konkret ini terlihat dalam aktivitas Bhabinkamtibmas Desa Dasan Tapen yang turun langsung ke lapangan untuk memastikan produktivitas hasil bumi masyarakat tetap terjaga.

Pada Selasa, 17 Maret 2026, personel Bhabinkamtibmas melakukan peninjauan intensif terhadap aktivitas pertanian warga. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI. Fokus utama dalam kegiatan kali ini adalah memantau proses pasca panen komoditas jagung, yang menjadi salah satu pilar penting penyokong ketersediaan pangan di wilayah Lombok Barat.

Sinergi Polri dan Petani dalam Menjaga Kualitas Hasil Bumi

Di tengah teriknya matahari, personel Bhabinkamtibmas terlihat membaur bersama warga di area penjemuran hasil bumi. Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas melakukan dialog interaktif sembari mendampingi para petani yang sedang melakukan proses pengeringan biji jagung dalam jumlah besar. Proses pengeringan ini merupakan tahapan krusial dalam rantai produksi pertanian guna memastikan kadar air sesuai standar sebelum didistribusikan ke pasar luas.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian bertujuan untuk memberikan motivasi sekaligus memastikan stabilitas pangan di tingkat akar rumput. Pengawasan pada tahap pasca panen dianggap sangat vital agar kualitas komoditas yang dihasilkan warga memiliki daya saing tinggi.

“Kehadiran kami melalui Bhabinkamtibmas di Desa Dasan Tapen adalah bentuk dukungan nyata terhadap para petani sebagai garda terdepan kedaulatan pangan bangsa. Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan, mulai dari pengolahan lahan hingga proses penjemuran hasil panen seperti jagung ini, berjalan optimal tanpa kendala berarti,” ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran dalam keterangannya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan tatap muka ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kepolisian dan masyarakat tani. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para petani merasa terayomi dan semakin bersemangat dalam meningkatkan produktivitas lahan mereka.

Edukasi Swasembada Pangan dan Penguatan Ekonomi Desa

Selain melakukan peninjauan fisik, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan hasil panen yang efektif. Petugas memberikan pemahaman kepada warga bahwa keberhasilan ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada produktivitas desa-desa. Melalui pengelolaan yang baik, hasil pertanian tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi rumah tangga yang berkelanjutan.

Dalam diskusi santai di lokasi penjemuran, Bhabinkamtibmas menekankan bahwa semangat kebersamaan adalah kunci utama. Sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat harus terus dipupuk agar target kemandirian pangan yang tangguh dapat tercapai. Edukasi ini disambut baik oleh para petani yang merasa mendapatkan perhatian lebih dari pihak keamanan dalam menjalankan profesi mereka.

Lebih lanjut, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran menjelaskan bahwa instruksi pimpinan sangat jelas dalam hal ini. Polri diwajibkan untuk hadir memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi masyarakat di sektor pangan.

“Kami mendorong para petani untuk terus meningkatkan hasil produksinya. Keberhasilan mereka adalah keberhasilan kita semua dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan daerah. Polri akan terus mengawal dan memberikan pendampingan intensif agar program pemerintah di sektor ini benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” tegas Kapolsek Gerung tersebut.

Menyerap Aspirasi dan Kendala Petani di Lapangan

Kegiatan tatap muka ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyerap aspirasi serta informasi mengenai kendala yang dihadapi petani selama musim panen kali ini. Mulai dari masalah distribusi, harga pasar, hingga tantangan cuaca yang memengaruhi proses pengeringan biji jagung. Informasi-informasi ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi terbaik bagi para petani.

Komitmen Polri dalam memberikan pengayoman bagi masyarakat tani diharapkan mampu menciptakan iklim pertanian yang kondusif di Desa Dasan Tapen. Dengan terjaganya keamanan dan adanya dukungan moral dari petugas, proses distribusi hasil bumi diharapkan dapat berjalan lancar tanpa gangguan keamanan, sehingga roda ekonomi desa tetap berputar dengan stabil.

Melalui langkah proaktif ini, Polsek Gerung membuktikan bahwa peran kepolisian kini semakin luas, tidak hanya pada aspek keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga menyentuh aspek vital pembangunan bangsa yakni kedaulatan pangan. Transformasi peran ini diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pangan yang tangguh di wilayah hukum Polres Lombok Barat secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *